Circle dan BIND Group menjalin kerja sama untuk menyediakan akses USDC bagi institusi di Argentina
BIND Group memiliki total aset lebih dari 2 miliar dolar AS, dengan entitas perbankan inti mereka, BIND Banco Industrial, menyediakan layanan untuk institusi dan perusahaan. BEN akan beroperasi sesuai dengan regulasi Argentina dan mendukung kasus penggunaan seperti pembayaran, manajemen dana, serta transfer aset digital.
Wakil Presiden BIND, Andrés Meta, menyatakan bahwa memperluas akses institusi terhadap USDC merupakan langkah penting bagi ekosistem aset digital di Argentina. Circle CEO Jeremy Allaire mengatakan bahwa Argentina kini telah menjadi tujuan investasi asing yang semakin menarik.
Argentina adalah salah satu pasar di Amerika Latin tempat adopsi USDC hampir setara dengan USDT. Oobit yang didukung oleh Tether mengungkapkan bahwa volume transaksi USDC oleh pengguna Argentina menyumbang 46% dari total volume transaksi stablecoin negara tersebut.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Proporsi pemegang Bitcoin yang mengalami kerugian menurun
Mengapa India tiba-tiba membeli US Treasury dalam jumlah besar? Pembelian bersih pada bulan Juli mencapai 15.2 miliar dolar, mencetak rekor, mekanisme swap khusus menjadi kunci
Berkat pengaturan khusus yang dibuat oleh bank sentral India untuk menarik modal asing, sejumlah besar dana mengalir masuk dan India membeli surat utang AS dalam jumlah rekor pada bulan Juli.
Industri perbankan Jepang memberikan peringatan: Kenaikan imbal hasil obligasi Jepang dapat memicu pengurangan nilai dan guncangan terhadap laba.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang diperkirakan akan terus meningkat, sehingga bank menghadapi risiko pengurangan nilai aset dan menurunnya keuntungan.
