Samsung Electro-Mechanics menandatangani kontrak pasokan MLCC senilai 300 miliar won Korea untuk server AI dengan perusahaan besar global
Pada 23 Juli, menurut Gelonghui, Samsung Electro-Mechanics telah menandatangani kontrak pasokan kapasitor keramik multi-layer (MLCC) untuk server kecerdasan buatan (AI) bernilai 300 miliar won Korea dengan perusahaan global besar. Setelah menandatangani kontrak senilai 450 miliar won Korea bulan lalu, Samsung berhasil memperoleh pesanan tambahan ini, sehingga memperluas dasar permintaan jangka panjang untuk komponen bernilai tambah tinggi pada server AI.
Pada tanggal 23, Samsung Electro-Mechanics mengumumkan akan memasok MLCC untuk server AI senilai sekitar 200 juta dolar AS kepada perusahaan global besar. Masa kontrak berlaku dari 1 Januari 2027 hingga 31 Desember 2027.
Pihak rekanan dalam kontrak ini tidak diungkapkan. Pelanggan dari kontrak senilai 450 miliar won Korea bulan lalu diperkirakan merupakan salah satu perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat, namun pelanggan kali ini hanya disebut sebagai “perusahaan global besar”. Berdasarkan informasi yang telah dipublikasikan, tidak dapat dipastikan apakah pesanan tambahan tersebut berasal dari pelanggan yang sama atau pelanggan baru untuk server dan pusat data. Nama pelanggan dalam kontrak bulan lalu juga tidak dibeberkan karena kewajiban kerahasiaan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

SK Hynix memberi tanggapan dingin! Mengatakan kerja sama ke Amerika Serikat dengan Intel "belum diputuskan", kenaikan harga saham Intel sebelum pembukaan pasar menyempit
Kenaikan harga pra-perdagangan Intel menyempit menjadi sekitar 3%. SK Hynix menanggapi bahwa, untuk saat ini, belum ada keputusan mengenai kerja sama dengan perusahaan tertentu yang disebutkan dalam laporan atau memproduksi chip memori di Amerika Serikat. Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa SK Hynix sedang bernegosiasi untuk menggunakan pabrik Intel di Ohio untuk memproduksi chip memori, dengan model kerja sama yang masih dalam eksplorasi. Analisis menunjukkan bahwa tingginya biaya tenaga kerja dan pembangunan di Amerika Serikat juga dapat mempengaruhi kelayakan ekonomi dari kerja sama tersebut.
