Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Trump Gelisah karena Perang Iran Terus Berlanjut, Konflik Memasuki Bulan Kelima tanpa Tanda Berakhir

Trump Gelisah karena Perang Iran Terus Berlanjut, Konflik Memasuki Bulan Kelima tanpa Tanda Berakhir

BlockBeatsBlockBeats2026/07/25 07:37
Tampilkan aslinya

BlockBeats News, 25 Juli. Presiden Trump dari Amerika Serikat semakin frustrasi dengan meningkatnya perang Iran. Konflik yang awalnya diperkirakan akan berakhir dalam beberapa minggu kini telah memasuki bulan kelima. Aksi militer yang terus berlangsung menyebabkan kenaikan harga energi dan dapat berdampak pada kinerja Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu November.


Sumber-sumber mengindikasikan bahwa Trump kecewa dengan perkembangan perang dan berupaya menekan Iran lebih jauh. Sejak perjanjian gencatan senjata gagal, militer AS terus melakukan serangan terhadap Iran, dengan operasi yang berlangsung selama 13 hari berturut-turut, menyebabkan kematian 18 personel militer Amerika.


Trump menyatakan bahwa AS berada dalam kondisi "siap tempur", namun saat ini sedang berkomunikasi dengan Iran, dan mengatakan bahwa Iran menjadi "semakin serius." Namun, para analis menilai bahwa Trump saat ini menghadapi berbagai tantangan: menarik pasukan akan menimbulkan tekanan politik, eskalasi aksi berisiko meningkatkan bahaya, dan negosiasi sebelumnya gagal menghasilkan kesepakatan damai jangka panjang.


Eskalasi konflik ini memicu volatilitas di pasar energi global, dengan harga minyak mentah Brent sempat melampaui $100 per barel minggu ini, sehingga harga bensin AS juga ikut naik. Sementara itu, pasukan Houthi yang didukung Iran telah menyerang pelayaran di Laut Merah, semakin memperumit situasi regional.


Para analis percaya bahwa baik AS maupun Iran memiliki kapasitas untuk konflik yang berkepanjangan, dan perang dapat berlanjut ke fase gesekan jangka panjang. Pemerintahan Trump berharap dapat memaksa Iran kembali ke meja perundingan melalui tekanan militer, tetapi strategi keluar yang jelas belum diidentifikasi.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.

Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.

华尔街见闻2026/09/16 18:06