Perang di Iran mengungkapkan risiko ketergantungan terhadap bahan bakar, Australia berencana meneliti pembangunan kilang minyak baru pertama sejak tahun 1965
智通财经2026/07/28 04:06- Pemerintah federal dan negara bagian Australia bersama perusahaan industri Perdaman Group akan melakukan studi bersama tentang kelayakan pembangunan kilang minyak baru di Karratha, Australia Barat, guna membangun kembali kapasitas penyulingan domestik. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi masalah ketergantungan negara terhadap impor bahan bakar yang diperjelas oleh konflik Iran.
- Perdana Menteri Albanese diperkirakan akan mengumumkan rencana studi ini pada hari Selasa, dengan pemerintah menyediakan dana sebesar 4 juta dolar Australia (sekitar 2,8 juta dolar AS) untuk proyek tersebut.
- Jika proyek ini akhirnya disetujui, kilang minyak yang akan dibangun dan dioperasikan oleh Perdaman Group ini akan menjadi fasilitas pengolahan minyak baru pertama yang beroperasi di Australia sejak tahun 1965.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Buku besar AI Oracle melakukan dua pengurangan sekaligus: pemotongan 13% karyawan dilaksanakan, dan pendiri membatalkan rencana penjualan saham senilai lebih dari 7,5 miliar dolar AS.
Oracle memulai putaran baru PHK, dengan beberapa tim mengalami pengurangan hingga dua digit. Jumlah karyawan untuk tahun fiskal 2026 diperkirakan akan berkurang sekitar 21.000 orang dibanding tahun sebelumnya, atau turun sekitar 13%. Perusahaan menekan biaya tenaga kerja untuk mendanai ekspansi infrastruktur AI. Berita ini menyebabkan harga saham sempat anjlok lebih dari 5%, dan turun sekitar 25% sejak awal tahun. Wall Street bersikap hati-hati terhadap pengembalian investasinya; Morgan Stanley mempertahankan peringkat "netral" dan menekankan bahwa margin keuntungan adalah kunci penilaian ulang valuasi.