TD Securities memperkirakan bahwa setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah, dolar AS akan melemah.
TD Securities menyatakan bahwa para trader masih melebih-lebihkan kemungkinan kenaikan suku bunga yang tidak terduga, dengan harga terkait mencerminkan premi risiko akibat situasi di Iran. Lembaga tersebut berpendapat bahwa jika Federal Reserve mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi, perbedaan antara penentuan harga pasar saat ini dan kebijakan aktual akan menyempit.
TD Securities memperkirakan bahwa apabila Federal Reserve mempertahankan suku bunga tanpa kenaikan dalam waktu yang lama, nilai dolar AS akan turun sekitar 2% pada paruh kedua tahun 2026. Lembaga tersebut percaya bahwa Federal Reserve memerlukan bukti yang lebih jelas mengenai inflasi yang berkelanjutan dan pasar tenaga kerja yang kuat sebelum mempertimbangkan kenaikan suku bunga.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Produktivitas Inggris "diremehkan"! Sejak krisis keuangan, laju pertumbuhan direvisi naik menjadi 1,3%, hampir dua kali lipat dari catatan sebelumnya
Menurut metode baru yang diumumkan oleh Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris pada hari Kamis, kinerja produktivitas Inggris sejak krisis keuangan global lebih baik daripada perkiraan sebelumnya, karena para statistikawan menemukan bahwa waktu kerja masyarakat sebelumnya telah terlalu diperkirakan.
KKR dan Blackstone bersaing untuk mengakuisisi GFL Environmental (GFL.US), transaksi ini bisa menjadi salah satu akuisisi leverage terbesar tahun ini.
Transaksi ini dapat menjadi salah satu akuisisi leverage terbesar tahun ini.
Proporsi pemegang Bitcoin yang mengalami kerugian menurun
