Imbal hasil obligasi Eropa berfluktuasi dalam kisaran sempit, celah di atas masih menunggu untuk ditutup namun arahnya belum jelas
智通财经2026/07/29 13:36- Pada sesi awal perdagangan Eropa hari Rabu, imbal hasil obligasi pemerintah zona euro secara keseluruhan bergerak dalam rentang hari Selasa, dengan sebagian besar tenor lebih tinggi 2 hingga 2,5 basis poin dibandingkan level terendah hari Selasa, hanya imbal hasil obligasi tenor 30 tahun yang kenaikannya menyempit menjadi 1 basis poin.
- Dari sisi teknikal, jika imbal hasil ingin menutup gap dengan level terendah Jumat lalu, masih terdapat ruang kenaikan yang cukup besar, namun saat ini transaksi berjalan dengan ritme moderat dan pasar kekurangan penggerak satu arah yang jelas.
- Pergerakan imbal hasil obligasi Jerman tenor 10 tahun sejalan dengan obligasi AS, keduanya naik sekitar 1 basis poin dibandingkan penutupan Eropa pada hari Selasa, sehingga karakteristik keterkaitan suku bunga lintas Atlantik tetap jelas.
- Menjelang pengumuman keputusan suku bunga The Fed, sentimen pasar cenderung hati-hati, sehingga pasar obligasi zona euro kemungkinan besar akan tetap berfluktuasi dalam rentang, dengan arah berikutnya menunggu sinyal kebijakan AS dan kejelasan situasi geopolitik lebih lanjut.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Buku besar AI Oracle melakukan dua pengurangan sekaligus: pemotongan 13% karyawan dilaksanakan, dan pendiri membatalkan rencana penjualan saham senilai lebih dari 7,5 miliar dolar AS.
Oracle memulai putaran baru PHK, dengan beberapa tim mengalami pengurangan hingga dua digit. Jumlah karyawan untuk tahun fiskal 2026 diperkirakan akan berkurang sekitar 21.000 orang dibanding tahun sebelumnya, atau turun sekitar 13%. Perusahaan menekan biaya tenaga kerja untuk mendanai ekspansi infrastruktur AI. Berita ini menyebabkan harga saham sempat anjlok lebih dari 5%, dan turun sekitar 25% sejak awal tahun. Wall Street bersikap hati-hati terhadap pengembalian investasinya; Morgan Stanley mempertahankan peringkat "netral" dan menekankan bahwa margin keuntungan adalah kunci penilaian ulang valuasi.