Prakiraan Harga USD/CHF: SMA 50-hari menjaga struktur bullish
USD/CHF mundur untuk hari kedua berturut-turut, turun lebih dari 1% di tengah spekulasi yang meningkat tentang intervensi di pasar FX, yang mendorong penguatan Yen Jepang. Pasangan ini jatuh ke level terendah 10 hari di 0.8039, sedikit di atas Simple Moving Average (SMA) 50 hari di 0.8027. Saat artikel ini ditulis, pasangan ini bergerak di sekitar 0.8250.
Prakiraan Harga USD/CHF: Outlook teknikal
Meski mengalami penurunan, USD/CHF tetap bias ke arah atas. Struktur pasar menunjukkan tren naik masih terjaga selama harga spot berada di atas SMA 50 hari dan siklus terendah 10 Juli di 0.8010.
Relative Strength Index (RSI) berubah bearish. Karena itu, dengan pergerakan harga menunjukkan bahwa bulls masih menguasai pasar, sementara RSI bearish, kehati-hatian diperlukan.
Untuk melanjutkan tren bullish, USD/CHF perlu menembus 0.8100. Di atas area ini terdapat high of the day (HOD) di 0.8175, sebelum 0.8200. Jika harga berhasil menembus dengan tegas, high tahunan di 0.8207 bisa jadi target berikutnya.
Ke bawah, penembusan di bawah SMA 50 hari dan 0.8010 membuka peluang untuk menembus 0.8000. Di bawahnya, struktur pasar bullish akan terputus, membuka jalan untuk penurunan lebih lanjut. Support berikutnya adalah SMA 100 hari di 0.7950, diikuti oleh SMA 200 hari di 0.7922.
Grafik USD/CHF – Harian
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Proporsi pemegang Bitcoin yang mengalami kerugian menurun
Mengapa India tiba-tiba membeli US Treasury dalam jumlah besar? Pembelian bersih pada bulan Juli mencapai 15.2 miliar dolar, mencetak rekor, mekanisme swap khusus menjadi kunci
Berkat pengaturan khusus yang dibuat oleh bank sentral India untuk menarik modal asing, sejumlah besar dana mengalir masuk dan India membeli surat utang AS dalam jumlah rekor pada bulan Juli.
Industri perbankan Jepang memberikan peringatan: Kenaikan imbal hasil obligasi Jepang dapat memicu pengurangan nilai dan guncangan terhadap laba.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang diperkirakan akan terus meningkat, sehingga bank menghadapi risiko pengurangan nilai aset dan menurunnya keuntungan.
