Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Pound Inggris mengalami kesulitan meskipun risiko aversi mulai mereda

Pound Inggris mengalami kesulitan meskipun risiko aversi mulai mereda

FXStreetFXStreet2026/08/03 02:08
Tampilkan aslinya

GBP/USD menahan kerugian setelah tiga hari penguatan, diperdagangkan di sekitar 1,3470 selama sesi Asia pada Senin. Pasangan mata uang ini mungkin dapat pulih karena Dolar AS (USD) kesulitan di tengah meredanya aversi risiko, didorong harapan terobosan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump menunda serangan yang direncanakan.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Presiden Trump menyatakan bahwa Iran dan negara-negara Timur Tengah lainnya meminta waktu tambahan untuk merampungkan kesepakatan, sebuah proposal yang akan menyebabkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara "segera, lengkap, dan total" sekaligus secara efektif menghilangkan ancaman nuklir Iran.

Namun, ketidakpastian pasar yang tinggi tetap ada karena pejabat Iran dengan cepat membantah klaim tersebut. Menurut kantor berita Mehr Iran, pejabat Iran menyebut pernyataan Trump bahwa Teheran menginginkan jeda sebagai "tidak lain hanyalah kebohongan baru," menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran tetap siaga penuh dan sepenuhnya siap untuk segala kemungkinan.

Bank of England (BoE) memilih untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pekan lalu, meskipun tetap membuka kemungkinan kenaikan suku bunga karena ketidakpastian yang berlanjut seputar konflik AS-Iran. Meski terdapat jeda, pasar uang masih memperkirakan adanya kenaikan suku bunga 25 basis poin pada akhir tahun, menurut data Prime Terminal.

Nada BoE melemah saat Bailey meremehkan urgensi kenaikan berikutnya

Analis di Scotiabank menilai keputusan BoE terbaru sebagai sinyal "hawkish yang melunak," mencatat bahwa Gubernur Andrew Bailey "meremehkan urgensi terkait waktu kenaikan suku bunga berikutnya" meskipun MPC menghasilkan suara 6–3 untuk menahan suku bunga, dengan tiga pengambil kebijakan menyerukan "kenaikan 25bpt." Kombinasi suara yang terbagi dan panduan yang lebih hati-hati ini memperkuat kesan bahwa bank sentral masih waspada terhadap risiko inflasi namun tidak terburu-buru untuk memperketat kebijakan secara agresif.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.

Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.

华尔街见闻2026/09/16 18:06