Saylor, raja bitcoin, membela slogan "Never Sell": Saya tidak pernah menjual satu satoshi pun milik saya.
Sumber: Global Market Report
Ketua Strategy, Michael Saylor, membela slogan lamanya tentang “tidak pernah menjual Bitcoin” yang selalu ia pegang teguh.
Pada hari Senin, Saylor memperjelas bahwa filosofi investasinya secara pribadi berbeda dengan pengelolaan dana perusahaan Strategy.
Ia menyatakan di platform X: “Ketika saya mengatakan ‘tidak pernah menjual Bitcoin’, itu adalah sharing di antara para penabung. Saya belum pernah menjual Bitcoin yang saya miliki, bahkan satu satoshi pun belum pernah.” (Catatan: Satoshi adalah unit terkecil Bitcoin, setara dengan seperseratus juta Bitcoin)
Saylor menekankan bahwa, sebagai perusahaan publik, sejak tahun 2020 Strategy telah mengungkapkan bahwa perusahaan dapat membeli atau menjual Bitcoin sesuai kebutuhan pengelolaan modal.
Saylor menambahkan: “Keyakinan kita bersama terhadap Bitcoin tetap konsisten.”
Sebelumnya, CEO Strategy Phong Le menegaskan kembali bahwa tujuan perusahaan bukan sekadar memegang Bitcoin, melainkan terus meningkatkan jumlah kepemilikan Bitcoin per saham.
Ia menekankan, sejak berinvestasi pada Bitcoin pada Agustus 2020, kinerja harga saham Strategy selama periode kepemilikan empat tahun mana pun selalu mengungguli Bitcoin itu sendiri.
Klarifikasi dari Saylor ini memicu perbedaan pandangan di komunitas kripto.
Trader Crypto Patel menyatakan, bertahan pada posisi dalam kondisi pasar sangat fluktuatif jauh lebih sulit daripada sekadar mengatakan, dan menambahkan bahwa konsistensi dalam jangka panjang adalah kunci utama.
Analis kripto Elja mengungkapkan bahwa keyakinan Saylor pasti akan diuji oleh banyak pihak sebelum memberikan imbal hasil.
Trader lain, Quinten, berpendapat bahwa pasar secara umum dapat membedakan antara kepemilikan pribadi Saylor dan dana perusahaan Strategy, namun ia mengingatkan bahwa menjual Bitcoin dapat merusak posisi perusahaan itu sendiri.
“Saya yakin semua orang paham akan hal ini,” tulis Quinten, “namun personal brand Anda sepenuhnya dibangun dari gagasan inti tentang terus membeli Bitcoin.”
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
