Laba operasional Ibiden Q1 FY26 naik 52,4% menjadi JPY 26,88 miliar
Reuters2026/08/04 07:06- Ibiden mencatat penjualan bersih Q1 sebesar JPY 123,22 miliar, naik 26,4% dibandingkan tahun lalu; laba operasional naik 52,4% menjadi JPY 26,88 miliar.
- Laba biasa meningkat 57,8% menjadi JPY 27,47 miliar; laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 40,8% menjadi JPY 17,92 miliar.
- Penjualan segmen elektronik meningkat menjadi JPY 77,52 miliar; laba segmen naik menjadi JPY 21,38 miliar.
- Proyeksi tahun fiskal 2027 memperkirakan penjualan bersih sebesar JPY 550 miliar, naik 32,1%, dengan laba operasional sebesar JPY 127 miliar, lebih dari dua kali lipat.
- Pemecahan saham 2 banding 1 dijadwalkan pada 1 Oktober 2026; obligasi tipe konversi dengan hak memperoleh saham telah melihat JPY 7,3 miliar dikonversi menjadi 1.627.210 saham.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.
