NORMA Group memenangkan pesanan infrastruktur pusat data baru di pasar Asia-Pasifik
Reuters2026/08/04 08:06- Norma Group mendapatkan beberapa pesanan baru untuk proyek infrastruktur pusat data di Malaysia, Thailand, dan Australia.
- Kemenangan termasuk pekerjaan lanjutan di Malaysia, fase proyek tambahan di Thailand, dan bisnis pelanggan baru di Australia.
- Pesanan mencakup solusi cable cleat untuk sambungan listrik, manajemen kabel, dan infrastruktur daya yang tahan lama.
- Bisnis baru juga ditandatangani dengan produsen generator untuk T-bolt clamp yang digunakan pada BESS dan generator cadangan yang melayani pusat data.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

TD Cowen menurunkan target harga McDonald's menjadi 282 dolar AS