Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Disney keluar dari A+E Media Group, Hearst memperoleh seluruh sahamnya melalui transaksi senilai 1,2 miliar dolar AS.

Disney keluar dari A+E Media Group, Hearst memperoleh seluruh sahamnya melalui transaksi senilai 1,2 miliar dolar AS.

金融界金融界2026/08/04 23:35
Tampilkan aslinya

Sumber: Global Market Broadcast

Perusahaan media swasta Amerika Serikat Hearst pada hari Selasa mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi 50% saham A+E Global Media yang dimiliki oleh Disney seharga sekitar 1,2 miliar dolar AS secara tunai, sehingga sepenuhnya memiliki bisnis televisi dan konten tersebut.

Keputusan Disney untuk keluar dari A+E merupakan bagian dari upaya perusahaan tersebut untuk memprioritaskan pengembangan layanan streaming dan bisnis ESPN, meskipun langganan televisi kabel terus menurun dan Disney masih mengevaluasi peran sejumlah aset televisi linier tradisional miliknya.

Hearst Group menyatakan dalam rilis resminya bahwa transaksi ini diperkirakan akan selesai pada bulan September. Pada saat itu, A+E akan menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hearst Entertainment Group. Sebelumnya, A+E merupakan perusahaan patungan dengan kepemilikan saham masing-masing 50% dari Hearst dan Disney, yang mengelola merek televisi termasuk A&E, Lifetime, The History Channel, LMN, FYI, dan Vice TV. Layanannya mencakup 200 wilayah, tersedia dalam 40 bahasa, dan mencapai lebih dari 414 juta rumah tangga.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Mengapa India tiba-tiba membeli US Treasury dalam jumlah besar? Pembelian bersih pada bulan Juli mencapai 15.2 miliar dolar, mencetak rekor, mekanisme swap khusus menjadi kunci

Berkat pengaturan khusus yang dibuat oleh bank sentral India untuk menarik modal asing, sejumlah besar dana mengalir masuk dan India membeli surat utang AS dalam jumlah rekor pada bulan Juli.

智通财经2026/09/17 09:11

Industri perbankan Jepang memberikan peringatan: Kenaikan imbal hasil obligasi Jepang dapat memicu pengurangan nilai dan guncangan terhadap laba.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang diperkirakan akan terus meningkat, sehingga bank menghadapi risiko pengurangan nilai aset dan menurunnya keuntungan.

智通财经2026/09/17 09:11