Perundingan navigasi Selat Hormuz terus berlangsung, Arab Saudi menurunkan harga minyak mentah untuk Asia.
Arab Saudi telah menurunkan harga utama minyak mentah yang dijual ke Asia.
Menurut informasi dari Zhihong Finance APP, Arab Saudi telah menurunkan harga utama minyak mentahnya yang dijual ke Asia. Sementara itu, berbagai pihak sedang melakukan negosiasi atas sebuah perjanjian yang bertujuan untuk meredakan tekanan pengiriman di Selat Hormuz. Namun, ancaman penyerangan kapal dari kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran terus mengganggu jalur pelayaran di Laut Merah, sehingga alternatif rute ekspor minyak mentah dari Arab Saudi menjadi berisiko.
Menurut laporan, dokumen penetapan harga menunjukkan bahwa Saudi Aramco akan menurunkan harga untuk minyak mentah Arab Light yang dijual ke Asia bulan depan sebesar 50 sen per barel, menjadi 2 dolar per barel di bawah harga patokan regional. Para pedagang sebelumnya memperkirakan Saudi Aramco akan menjaga harga minyak unggulan mereka tetap stabil.
Minggu ini harga global patokan Brent anjlok, saat ini diperdagangkan mendekati 80 dolar per barel, dikarenakan pihak-pihak kembali mengadakan negosiasi untuk meredakan tekanan pelayaran di Selat Hormuz. Menurut laporan, Qatar mengatakan telah menyusun sebuah proposal untuk membantu mewujudkan normalisasi pengiriman komersial melalui Selat Hormuz. Pejabat Amerika Serikat dan Iran menyatakan telah mencapai kemajuan dalam negosiasi membuka kembali jalur penting transportasi energi tersebut. Selain itu, pihak Iran mengonfirmasi hampir mencapai kesepakatan dengan Oman terkait skema lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz. Iran menyatakan akan menetapkan model baru perjalanan kapal di Selat Hormuz yang berbeda dari 60 tahun terakhir, seraya menegaskan bahwa perjanjian itu tidak berkaitan dengan "pembukaan langsung selat," dan pembukaan selat akan bergantung pada apakah AS dapat mengoreksi "pelanggaran" mereka.
Sebelumnya, perang antara Amerika Serikat dan Iran menyebabkan arus pelayaran di Selat Hormuz terhambat, mengacaukan pasar minyak global. Saudi Aramco dengan cepat mengalihkan sebagian besar ekspor ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah bagian barat negara tersebut, tetapi dengan ancaman Houthi untuk menyerang kapal tanker di Laut Merah, ekspor minyak mentah Saudi melalui Laut Merah kini menghadapi tantangan.
Chief Executive Officer Saudi Aramco Amin Nasser pada panggilan hasil keuangan hari Selasa menyampaikan bahwa hingga saat ini volume ekspor minyak mentah Saudi Aramco tetap sekitar 5 juta barel per hari, yaitu sekitar 70% dari volume pengiriman normal perusahaan.
Ia mengatakan: "Dalam hal ekspor minyak mentah, saat ini kami sedang aktif meningkatkan opsi transportasi, dan hal tersebut sedang kami upayakan."
Data menunjukkan, peningkatan harga minyak akibat perang telah mendorong laba Saudi Aramco pada kuartal kedua naik 33%, menjadi 33,4 miliar dolar, melampaui gabungan laba ExxonMobil dan Chevron.
Hingga berita ini diterbitkan, harga minyak WTI naik 0,19%, menjadi 75,36 dolar per ton; harga minyak Brent naik 0,29%, menjadi 79,68 dolar per barel.

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Daya tarik investasi semakin menonjol setelah koreksi! Raksasa pipa Kanada Enbridge (ENB.US) mendapat kenaikan peringkat dari BMO Capital menjadi "outperform".
BMO menaikkan peringkat Enbridge menjadi "outperform", dengan alasan bahwa koreksi harga terbaru dan cadangan proyek senilai 41 miliar dolar AS menawarkan peluang investasi yang baik.

ViaBTC bekerja sama dengan Mempool untuk memperluas layanan percepatan transaksi BTC
Tekanan kuat dari pihak Amerika! Hampir 90% ekonom bertaruh Bank Sentral Jepang akan menaikkan suku bunga menjadi 1,25% pada hari Jumat.
Di tengah tekanan inflasi dan Amerika Serikat, hampir 90% ahli memperkirakan Bank Sentral Jepang akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada hari Jumat, yang menyebabkan volatilitas nilai tukar yen meningkat.

