Pergerakan Saham AS | Palo Alto Networks (PANW.US) turun hingga 4% pra-pasar, produk penjualannya di China terkena pemeriksaan keamanan siber
Saham Palo Alto Networks (PANW.US) sempat turun 4,2% pada perdagangan pra-pasar.
Aplikasi Zhihui Finance melaporkan bahwa pada perdagangan pra-pasar Kamis saham Palo Alto Networks (PANW.US) sempat turun 4,2%. Berdasarkan pemberitaan, Kantor Pemeriksaan Keamanan Siber Tiongkok pada Kamis mengumumkan bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan keamanan siber terhadap produk Palo Alto Networks yang dijual di Tiongkok.
Data menunjukkan bahwa Palo Alto Networks memiliki beberapa kantor di Tiongkok, termasuk di Beijing, Shenzhen, Shanghai, dan Guangzhou.
Pada awal tahun ini, analis TD Cowen menyatakan bahwa bisnis Palo Alto Networks dan rekan seindustri Check Point Software (CHKP.US) serta Fortinet (FTNT.US) di Tiongkok tidak terlalu besar, dengan pasar Tiongkok hanya menyumbang 1%‑2% dari total pendapatan masing-masing perusahaan.
Berdasarkan data Fortune Business Insights, pada akhir tahun ini, ukuran pasar keamanan siber Amerika Serikat diperkirakan akan mencapai 81,61 miliar dolar AS. Namun, pada periode 2026‑2034, pasar Asia-Pasifik diprediksi mencatatkan tingkat pertumbuhan tertinggi secara global, dengan pasar Tiongkok pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 13,03 miliar dolar AS. Oleh karena itu, Asia-Pasifik tetap menjadi sumber pendapatan penting bagi perusahaan keamanan siber terkemuka AS.
Hingga berita ini diterbitkan, saham Palo Alto Networks pra-pasar turun 1,76%, Check Point Software pra-pasar turun 0,28%, dan Fortinet pra-pasar turun 0,94%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
Li Ying Bicara Crypto: Analisis Terbaru Pasar bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH) 17 September

