Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Dolar Australia: Bias kenaikan moderat dalam 12 bulan ke depan – Rabobank

Dolar Australia: Bias kenaikan moderat dalam 12 bulan ke depan – Rabobank

FXStreetFXStreet2026/08/06 13:05
Tampilkan aslinya

Jane Foley, Senior FX Strategist di Rabobank, mencatat bahwa AUD/USD telah mengalami tren naik sejak Juli, terutama disebabkan oleh pelemahan US Dollar (USD), sementara Australian Dollar (AUD) berada di posisi tengah dibandingkan mata uang G10 lainnya. Perubahan ekspektasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) lebih lanjut, terutama setelah data tenaga kerja yang kuat dan CPI kuartal 2 yang lebih lemah, menjadi pendorong utama pergerakan ini. Foley masih melihat adanya risiko kenaikan suku bunga pada November dan telah menaikkan proyeksi AUD/USD 3 bulan menjadi 0,71.

Jalur kebijakan RBA dan data perdagangan menjadi fokus

"Meskipun hari ini mengalami penurunan, AUD/USD secara perlahan tetap berada dalam tren naik sejak awal Juli. Pergerakan ini sebagian besar merupakan hasil dari pelemahan USD, karena dalam periode tersebut, kinerja AUD berada tepat di tengah-tengah dibandingkan mata uang G10 lainnya. Meskipun demikian, ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga RBA lebih lanjut di tahun ini telah berubah selama periode ini, sehingga memberi arahan bagi AUD."

"Menurut Rabo, masih ada risiko satu kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini di bulan November. Pasar akan berharap bahwa pertemuan kebijakan RBA pada 11 Agustus dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai risiko kenaikan suku bunga. Kami terus memproyeksikan adanya bias kenaikan moderat pada AUD/USD hingga 12 bulan ke depan, terutama karena nada USD yang cenderung lebih lemah secara moderat dan pandangan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga Fed sudah berlebihan."

"Kami telah menaikkan proyeksi AUD/USD 3 bulan menjadi 0,71 dari sebelumnya 0,70."

"Meskipun pergerakan AUD/USD dalam beberapa bulan mendatang akan tetap didorong oleh ekspektasi terkait kebijakan RBA dan persepsi risiko inflasi, rilis data perdagangan Australia yang lebih baik dari perkiraan hari ini turut menyoroti perkembangan struktural dalam perekonomian."

"Namun demikian, untuk dampak jangka pendek terhadap AUD, hal tersebut kemungkinan tidak akan mengalahkan reaksi pasar terhadap panduan kebijakan RBA pada 11 Agustus."

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.

Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.

华尔街见闻2026/09/16 18:06