Pendapatan bersih Mitsubishi HC Capital pada Q1 FY26 turun 8,2% menjadi JPY 31,6 miliar
Reuters2026/08/07 06:41- Mitsubishi HC Capital mencatat laba bersih 1Q FY2026 sebesar JPY 31,6 miliar, turun JPY 2,8 miliar atau 8,2% secara tahunan dengan mengesampingkan dampak perubahan periode fiskal.
- Keuntungan/kerugian terkait aset turun menjadi JPY 8,4 miliar, berkurang JPY 6,1 miliar atau 42,1% akibat tidak adanya keuntungan besar dari penjualan aset Real Estate tahun sebelumnya.
- Peningkatan pendapatan naik menjadi JPY 102,9 miliar, bertambah JPY 4,3 miliar atau 4,4% secara tahunan dengan mengesampingkan dampak perubahan periode fiskal.
- Volume transaksi baru meningkat menjadi JPY 918,5 miliar, naik JPY 216,5 miliar atau 30,8% secara tahunan.
- Perusahaan mempertahankan proyeksi laba bersih FY2026 sebesar JPY 160 miliar, dengan progres 19,8%, menyebutkan dampak pendapatan dari Timur Tengah sejauh ini masih terbatas.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.
