Memiliki uang tunai sebesar 100 billions tetapi enggan memberikan imbalan? Analis secara terbuka menekan, SK Hynix (SKHY.US) berencana menetapkan rencana imbalan pemegang saham pada Q3.
SK Hynix sedang secara aktif mengevaluasi langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan nilai pemegang saham, dengan detail spesifik yang akan diputuskan dan diumumkan pada kuartal ketiga.
Aplikasi Jinse Finance melaporkan bahwa produsen chip Korea Selatan, SK Hynix (SKHY.US), pada hari Jumat mengumumkan akan membagikan dividen sebesar 375 won per saham. Perusahaan ini juga menyampaikan sedang secara aktif mengevaluasi langkah-langkah untuk lebih meningkatkan nilai pemegang saham, dengan rincian yang akan ditetapkan dan diumumkan pada kuartal ketiga.
Faktanya, dua raksasa chip memori Korea Selatan sebelumnya telah memberi sinyal untuk memperkuat pengembalian kepada pemegang saham.
Samsung dalam laporan keuangan kuartal kedua yang dirilis pada 30 Juli menyatakan bahwa dewan direksi dan manajemen perusahaan sedang aktif mendiskusikan langkah spesifik kebijakan pengembalian bagi pemegang saham tahun ini, termasuk pembagian dividen khusus, serta rencana pengembalian pemegang saham untuk putaran berikutnya. SK Hynix juga menyatakan sedang mempertimbangkan berbagai cara untuk lebih meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham.
Dengan tren panas penyimpanan AI yang mendorong lonjakan laba kedua perusahaan, ekspektasi pasar atas dividen juga ikut meningkat.
Samsung dan SK Hynix sama-sama mencatat laba operasional kuartal kedua tertinggi sepanjang sejarah, terutama berkat tingginya permintaan High Bandwidth Memory (HBM). Laba operasional semester pertama Samsung sekitar 146 triliun won (sekitar $105,9 miliar), sementara SK Hynix mencapai sekitar 98 triliun won (sekitar $71,1 miliar).
Menurut data dan perhitungan dari LSEG, cadangan kas bersih gabungan Samsung dan SK Hynix diperkirakan akan mencapai $263 miliar pada akhir tahun ini—lebih dari dua kali lipat milik Nvidia yang sekitar $102 miliar, dan juga melampaui total kas enam perusahaan teknologi besar Amerika lainnya.
Memegang kas besar dan laba melonjak, tapi pelit soal dividen? Analis secara terbuka menyerukan peningkatan imbal hasil
Berdasarkan estimasi pialang, arus kas bebas Samsung tahun ini diperkirakan sekitar 200 triliun won (sekitar $145 miliar), sedangkan arus kas bebas SK Hynix diprediksi mencapai sekitar 100 triliun won. Kedua perusahaan berencana mengalokasikan 50% arus kas bebas untuk pengembalian kepada pemegang saham. Namun, produsen chip memori Amerika, Micron Technology, sudah sejak Juni tahun ini berkomitmen meningkatkan persentase pengembalian menjadi 100%, sehingga perbedaan yang mencolok membuat banyak investor merasa tidak puas.
Analis berpendapat bahwa kontras antara kinerja tinggi dan dividen yang terbatas menghasilkan spekulasi pasar bahwa manajemen tidak optimis terhadap berlanjutnya durasi bonus penyimpanan AI saat ini, dan ini menjadi penyebab utama harga saham dua raksasa chip Korea turun tajam dari rekor tertinggi.
JPMorgan minggu ini menurunkan target harga saham SK Hynix dan menekankan bahwa “posisi distribusi modal yang jelas sangat penting untuk memulihkan kepercayaan pasar.”
Manajer dana dari Janus Henderson, Richard Clode, juga secara terbuka menyerukan bahwa mempertahankan rasio pengembalian kas bebas 50% bisa menurunkan efisiensi penggunaan modal dalam neraca perusahaan, dan ia meminta SK Hynix menaikkan persentase pengembalian pemegang saham ke 80% atau lebih.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
