Sebuah bursa mengajukan gugatan terhadap Korea Utara dan Lazarus Group atas peretasan senilai $1,5 miliar, dan memperoleh perintah pembekuan aset
Pada 8 Agustus, sebuah bursa mengajukan gugatan perdata terhadap Democratic People's Republic of Korea (Korea Utara), Reconnaissance General Bureau (RGB) yang merupakan badan intelijen Korea Utara, serta kelompok peretas Lazarus Group yang diidentifikasi terkait dengan Korea Utara, atas pencurian sebesar $1,5 miliar dari sebuah bursa tahun lalu. Selain gugatan yang diajukan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Columbia, bursa tersebut juga menyatakan telah memenangkan perintah pendahuluan yang membekukan aset curian tertentu yang dimiliki oleh sekelompok individu dan entitas tak dikenal, yang disebut sebagai tergugat 'John Doe' dalam kasus ini. Platform perdagangan tersebut mengatakan dalam siaran pers pada hari Jumat bahwa perintah pendahuluan tersebut berarti hakim federal memerintahkan para tergugat untuk tidak mentransfer atau menjual aset yang mereka miliki selama kasus masih berlangsung. Platform tersebut akan meminta bantuan tambahan dari pengadilan. 'Gugatan perdata ini diajukan secara independen dari penyelidikan pidana yang sedang berlangsung oleh penegak hukum Amerika Serikat.' (CoinDesk)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

