Grok Menjelaskan Tindakan Terbaru Thune pada CLARITY Act dengan Istilah Sederhana untuk XRP Army
SMQKE mencatat bahwa Senate Majority Leader John Thune telah mengajukan cloture pada CLARITY Act, memastikan bahwa Senat akan memberikan suara pada RUU tersebut saat para anggota kembali dari masa reses di bulan September.
Pengajuan Thune
Sebelum para legislator meninggalkan Washington, Thune mengajukan cloture pada mosi untuk melanjutkan ke Kalender #423, H.R.3633. Thune sebelumnya telah mengindikasikan rencana untuk melakukan langkah ini sebelum reses, dan dia memenuhi komitmen tersebut. Pengajuan ini tidak meloloskan RUU, namun menjamin bahwa Senat harus membahasnya pada bulan September.
Secara sederhana:
Thune memulai proses untuk MEMAKSA Senat memulai pemungutan suara pada Clarity Bill.✅
Tindakan ini MENGHINDARI taktik penundaan populer, yakni filibuster, yang berpotensi menyebabkan penundaan lebih lanjut.👍
Analisis Grok
Pemungutan suara tersebut membutuhkan 60 suara setuju, dan saat ini RUU tersebut memiliki 51 suara yang telah dikonfirmasi. Jika lolos, CLARITY Act akan berlanjut ke tahap debat penuh dan pemungutan suara final, tanpa opsi filibuster. Laporan terbaru menunjukkan hingga 10 senator Demokrat telah menunjukkan dukungan, yang berarti RUU ini mungkin memiliki 60 suara yang dibutuhkan.
Pengajuan Thune membuat setiap senator tercatat secara resmi dan memaksa majelis bertindak saat mereka kembali bersidang. RUU ini tidak dapat begitu saja disingkirkan saat Senat kembali.
Pentingnya CLARITY Act
CLARITY Act adalah RUU yang menetapkan aturan untuk pasar kripto dan memperjelas pembagian pengawasan antara SEC dan CFTC. Ini telah menjadi prioritas utama bagi industri kripto sepanjang tahun 2026. SMQKE menyoroti bahwa tindakan Thune menghilangkan risiko taktik filibuster yang bisa memperlambat pengesahan undang-undang ini lebih jauh.
Khususnya para pemegang XRP mengikuti proses RUU ini dengan cermat, mengingat seberapa langsung legislasi ini dapat mempengaruhi adopsi institusional.
Semua Perhatian Tertuju Pada September
Dua isu yang belum terselesaikan akan menjadi sorotan utama dalam negosiasi selama masa reses. Mantan jurnalis Fox Business, Eleanor Terrett, baru-baru ini mengungkapkan bahwa sekelompok bank berhasil melobi beberapa senator Partai Republik untuk mendorong perubahan terkait bahasa hasil (yield) dalam RUU tersebut.
Di pihak Demokrat, permasalahan utamanya tetap pada tuntutan agar jaksa agung negara bagian memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan hukum terhadap DOJ terkait penegakan etika. Baik Partai Republik maupun Gedung Putih telah menolak ketentuan tersebut. Kedua pihak kini memiliki waktu reses untuk mencari titik temu.
Senator Cynthia Lummis menyampaikan posisinya dengan jelas sebelum reses. “Kita sudah terlalu jauh untuk mundur sekarang,” katanya. Pengajuan Thune memastikan Senat menepati janji itu ketika September tiba.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

