Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Dolar Australia melemah karena permintaan aset safe-haven meningkatkan US Dollar

Dolar Australia melemah karena permintaan aset safe-haven meningkatkan US Dollar

FXStreetFXStreet2026/08/10 03:21
Tampilkan aslinya

AUD/USD sedikit turun setelah mencatat kenaikan moderat pada hari sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 0.7060 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pasangan mata uang ini menahan kerugian karena US Dollar (USD) mendapat dukungan dari aversi risiko yang meluas.

Ketegangan geopolitik tetap tinggi karena konflik yang sedang berlangsung antara United States (US) dan Iran memasuki fase diplomatik yang kritis, dengan keterlibatan militer yang intens dan tekanan strategis di sekitar Selat Hormuz mendorong kehati-hatian pasar. Meskipun pejabat Iran mencatat pada hari Minggu bahwa negosiasi yang dimediasi oleh Oman mengenai pengelolaan selat tersebut mengalami kemajuan, permintaan safe-haven untuk Greenback tetap kuat.

Data ketenagakerjaan US yang lebih lemah dari perkiraan telah mengurangi ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed) dalam waktu dekat. Nonfarm Payrolls (NFP) secara tak terduga turun sebesar 23.000 pada bulan Juli, sementara revisi tajam ke bawah dua bulan sebelumnya menyoroti kondisi pasar tenaga kerja yang melemah. Investor kini fokus pada laporan inflasi mendatang untuk petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter.

Trader menantikan keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA) pada hari Selasa. Bank sentral tersebut diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga di 4,35% untuk pertemuan kedua berturut-turut. Trader akan mengamati dengan cermat prakiraan terbaru dari RBA dan komentar dari Gubernur Michele Bullock untuk petunjuk mengenai arah kebijakan di masa datang.

Rabo melihat risiko RBA bulan November mempertahankan bias kenaikan moderat pada AUD/USD

Strategist di Rabobank mencatat bahwa, menurut pandangan mereka, masih ada “risiko satu kenaikan suku bunga lagi tahun ini pada bulan November”, dengan pasar kemungkinan akan menunggu pertemuan kebijakan RBA pada 11 Agustus untuk “kejelasan lebih lanjut mengenai risiko kenaikan suku bunga.” Dalam konteks ini, bank tersebut mengatakan terus “memproyeksikan bias kenaikan moderat pada AUD/USD hingga 12 bulan ke depan”, pandangan yang mereka dasarkan “terutama pada nada USD yang lebih lembut dan pandangan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga Fed terlalu berlebihan.”

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!