Pendapatan bersih Bowman pada kuartal kedua tahun fiskal 2026 turun menjadi $2,5 juta; pendapatan naik 19,7% menjadi $146,1 juta
Reuters2026/08/10 11:41- Bowman Consulting Group membukukan laba bersih GAAP sebesar USD 2,5 juta, turun dari USD 6 juta pada kuartal yang sama tahun lalu; laba per saham dasar turun menjadi USD 0,15.
- Pendapatan kontrak bruto naik 19,7% menjadi USD 146,1 juta, sementara backlog bruto meningkat 50,3% menjadi USD 658,7 juta.
- EBITDA yang disesuaikan non-GAAP naik 19,2% menjadi USD 24,1 juta; margin EBITDA yang disesuaikan (bersih) tetap di 18,7%.
- Kas yang digunakan dalam operasi berjumlah USD 7,9 juta, disebabkan oleh tambahan penggajian, bonus, pembelian kembali saham, penyelesaian pajak, dan investasi dalam geospasial serta komputasi AI.
- Menguatkan kembali panduan pendapatan bersih tahun 2026 sebesar USD 520 juta hingga USD 540 juta; setuju untuk diakuisisi oleh Bernhard Capital Partners seharga USD 43 per saham secara tunai.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.