Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Efek intervensi mereda, yen mendekati level 160, pasar fokus pada data inflasi Amerika Serikat

Efek intervensi mereda, yen mendekati level 160, pasar fokus pada data inflasi Amerika Serikat

智通财经智通财经2026/08/11 07:11
Tampilkan aslinya
  1. Pada sesi perdagangan Asia hari Selasa, yen terhadap dolar AS berfluktuasi di sekitar 159,20, setelah turun 0,9% pada hari Senin dan semakin menjauh dari level tertinggi tiga bulan 155,20 yang dicapai pekan lalu. Pada akhir Juli, Amerika Serikat dan Jepang melakukan intervensi bersama yang jarang terjadi setelah yen menyentuh titik terendah dalam 40 tahun di 163,99, mendorong penguatan yen untuk jangka pendek. Namun, sejak saat itu, hampir setengah dari kenaikan tersebut kembali terhapus. Para pelaku pasar umumnya meyakini bahwa intervensi berikutnya hanya masalah waktu.
  2. Pemegang posisi spekulatif memangkas posisi short yen bersih secara signifikan sebesar 8,865 miliar dolar AS hingga tersisa 3,604 miliar dolar AS, penurunan terbesar dalam lebih dari 12 tahun. Namun, analis memperkirakan, seperti pada intervensi sebelumnya, para spekulan mungkin akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali membangun posisi short. Kepala Riset Valas Jepang di Bank of America menyatakan bahwa intervensi terkoordinasi dapat mendorong Bank Sentral Jepang mempercepat laju kenaikan suku bunga, dan dirinya bersikap optimis terhadap yen, merevisi perkiraan nilai tukar akhir tahun dari 152 menjadi 149.
  3. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Jepang sedikit lebih dari 50%, namun tekanan politik untuk mendukung pasar obligasi terus meningkat, membuat jalur pengetatan kebijakan bank sentral menjadi semakin kompleks. Kepala Valas Asia Intouch Capital menyoroti bahwa pergerakan dolar AS terhadap yen setelah intervensi tidaklah mengejutkan, karena tanpa perubahan selisih suku bunga, hasil intervensi biasanya memang seperti ini. Jika nilai tukar kembali menyentuh level intervensi, kemungkinan dapat memicu aksi baru.
  4. Fokus pasar kini beralih pada data Indeks Harga Konsumen AS yang akan diumumkan hari Rabu, yang berpotensi mencerminkan dampak perang terhadap tekanan harga, diikuti data PPI pada hari Kamis dan data penjualan ritel pada hari Jumat yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut terkait tren inflasi. Seiring harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran semakin memudar, harga minyak melanjutkan tren kenaikan, sedikit memperbarui level tertinggi satu minggu, dan indeks dolar AS berfluktuasi di sekitar 99,80, mempertahankan kenaikan hari Senin.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!