Harga emas melonjak kuat pada bulan Agustus, Tianfeng Securities: Kenaikan harga emas berpotensi mendorong perusahaan perhiasan emas
Sumber: Global Times
[Laporan Komprehensif Global Times Finance] Sejak awal Agustus, harga emas internasional terus menguat. Pada minggu perdagangan pertama di Agustus (3-7 Agustus), London spot gold memulai di sekitar 4040 dolar AS per ons, naik sekitar 264 dolar dalam satu minggu, meningkat 7,44%, mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Februari tahun ini. Pada perdagangan 11 Agustus, spot gold menembus batas 4400 dolar AS per ons, mencapai tertinggi 4434,95 dolar AS per ons. Pada 13 Agustus, harga emas COMEX sempat menembus 4500 dolar AS per ons, dengan level tertinggi mencapai 4509,1 dolar AS per ons.
Kenaikan cepat harga emas kali ini secara langsung dipicu oleh data ketenagakerjaan AS yang tidak sesuai harapan, sehingga pasar cepat mengubah prediksi terhadap kebijakan moneter Federal Reserve. Sebelumnya, pasar masih berspekulasi tentang kemungkinan kenaikan suku bunga, kini kemungkinan mempertahankan suku bunga pada September telah naik menjadi 59,9%, sementara peluang kenaikan suku bunga turun menjadi 40,1%. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral dunia, pelemahan indeks dolar, dan berbagai faktor positif lainnya turut mendorong harga emas mengalami pemulihan valuasi. Dari sisi arus dana, kepemilikan ETF emas terbesar dunia — SPDR Gold Trust — terus meningkat, hingga 10 Agustus mencapai 1020,96 ton.
Laporan riset Tianfeng Securities
Laporan riset Tianfeng Securities menyatakan, naiknya harga emas dapat menjadi katalis positif bagi perusahaan perhiasan emas. Konsumen cenderung "membeli ketika harga naik dan tidak saat turun", dan kenaikan harga emas membantu menciptakan efek keuntungan, sehingga mempercepat pengambilan keputusan pembelian; permintaan perhiasan emas untuk pernikahan di paruh kedua tahun serta konsumsi pada hari libur diperkirakan akan memberikan dukungan musiman bagi permintaan. Dari segi margin laba kotor, merek perhiasan emas perlu melakukan stok awal agar penjualan tercapai, dan selama siklus kenaikan harga emas, harga stok biasanya lebih rendah daripada harga jual, yang bermanfaat bagi ekspansi margin laba kotor. Selain itu, produk baru seperti one price gold yang sesuai tren self-reward kemungkinan memiliki margin laba kotor lebih tinggi dibandingkan produk emas tradisional, dan jika proporsi penjualannya meningkat, perusahaan perhiasan emas dapat mengoptimalkan margin laba kotor. (Zheng)
Editor: Zhu Henan

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
Li Ying Bicara Crypto: Analisis Terbaru Pasar bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH) 17 September

