Penyerang Liquid telah mengembalikan 3.400 BTC, masih sekitar 600 BTC belum dikembalikan.
Menurut ChainCatcher, seorang penyerang yang menyebut dirinya “white hat hacker” telah menarik sekitar 4.000 BTC dari Liquid Network dan pada hari Senin telah mengembalikan 3.400 BTC (sekitar 269,2 juta dolar AS) ke dompet federasi sidechain tersebut, sehingga sekitar 85% dana berhasil dipulihkan. Insiden ini dimulai pada hari Minggu, ketika seorang pelanggan mengirimkan 4.000 L-BTC ke layanan peg-out SideSwap. Penyerang tersebut mengaku sebagai “white hat hacker” melalui pesan transaksi Bitcoin, dan meminta agar kerentanan diperbaiki terlebih dahulu. Blockstream kemudian mengirim pesan tertandatangani yang menyatakan bahwa “node jembatan telah diperbaiki, dana dapat dikembalikan dengan aman”, lalu penyerang segera mentransfer dana kembali. Meskipun begitu, masih ada sekitar 598,5 BTC (sekitar 47 juta dolar AS) yang tersisa di alamat terkait. Charles Guillemet, Chief Technology Officer Ledger, meragukan klaim ‘white hat’, dan mengatakan bahwa jika ini adalah negosiasi imbalan di bawah kontrak enkripsi on-chain, hal ini tampak lebih seperti pemerasan. Liquid telah menonaktifkan node jembatan dan meminta bursa untuk menangguhkan deposit dan penarikan L-BTC, namun belum mengumumkan rencana penanganan dana yang tersisa serta waktu pemulihan operasional secara normal.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Buku besar AI Oracle melakukan dua pengurangan sekaligus: pemotongan 13% karyawan dilaksanakan, dan pendiri membatalkan rencana penjualan saham senilai lebih dari 7,5 miliar dolar AS.
Oracle memulai putaran baru PHK, dengan beberapa tim mengalami pengurangan hingga dua digit. Jumlah karyawan untuk tahun fiskal 2026 diperkirakan akan berkurang sekitar 21.000 orang dibanding tahun sebelumnya, atau turun sekitar 13%. Perusahaan menekan biaya tenaga kerja untuk mendanai ekspansi infrastruktur AI. Berita ini menyebabkan harga saham sempat anjlok lebih dari 5%, dan turun sekitar 25% sejak awal tahun. Wall Street bersikap hati-hati terhadap pengembalian investasinya; Morgan Stanley mempertahankan peringkat "netral" dan menekankan bahwa margin keuntungan adalah kunci penilaian ulang valuasi.
