Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Apakah Jepang Menjadi Penyebab Anjloknya Crypto Hari Ini yang Menghapus Hampir $1 Miliar?

Apakah Jepang Menjadi Penyebab Anjloknya Crypto Hari Ini yang Menghapus Hampir $1 Miliar?

Coinpedia2025/11/20 20:26
Tampilkan aslinya
Oleh:Coinpedia

Pasar cryptocurrency anjlok tajam hari ini, dengan total kapitalisasi pasar turun di bawah $3 triliun. Bitcoin turun ke $86.904, Ethereum jatuh ke $2.817, dan XRP menyentuh $1,99. Koin utama lainnya seperti BNB, Solana, dan Cardano juga mencatat kerugian, menunjukkan kelemahan yang meluas di seluruh aset digital.

Advertisement

Imbal Hasil Obligasi Jepang Memicu Guncangan

Pakar menunjuk pada melonjaknya imbal hasil jangka panjang Jepang sebagai faktor utama di balik gejolak pasar hari ini. Didukung oleh langkah stimulus besar-besaran yang diumumkan oleh Perdana Menteri Jepang yang baru, imbal hasil obligasi jangka panjang Jepang melonjak tajam, mengirimkan efek riak ke seluruh pasar keuangan global.

Penjelasan Rantai Reaksi

Imbal hasil jangka panjang Jepang bertindak sebagai tolok ukur untuk pendapatan tetap global. Ketika mereka melonjak, pasar obligasi di seluruh dunia terpaksa melakukan repricing, memberikan tekanan naik pada imbal hasil jangka panjang AS—bahkan di tengah pemotongan suku bunga Federal Reserve. Repricing mendadak ini memiliki efek berantai: suku bunga hipotek yang lebih tinggi, kondisi kredit yang lebih ketat, dan tekanan pendanaan di seluruh perbankan.

Krisis Agunan dan Likuiditas Menyerang Crypto

Kenaikan imbal hasil mengurangi nilai Treasury dan sekuritas berbasis hipotek, menyebabkan potongan (haircut) yang lebih tinggi di pasar repo dan kontraksi likuiditas di seluruh sistem. Dengan cadangan bank yang sudah rendah, erosi agunan memaksa deleveraging, yang pertama kali menghantam aset dengan leverage tinggi seperti cryptocurrency dan saham.

Repatriasi Global Menambah Tekanan

Investor institusi Jepang, termasuk perusahaan asuransi dan dana pensiun, diperkirakan akan merepatriasi dana untuk memanfaatkan imbal hasil domestik yang lebih tinggi. Langkah ini semakin menguras likuiditas global, memberikan tekanan tambahan pada imbal hasil AS dan memperkuat stres pasar.

Analis memperingatkan bahwa dampak pada crypto, ekuitas, dan pendanaan global dapat berlanjut dalam beberapa hari mendatang seiring pasar menyesuaikan diri dengan repricing terbaru ini.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Tren Dana di Balik Perlawanan Besar AI dalam Kekuatan Komputasi: Aliran Dana JPMorgan Mengungkap Penurunan Pembelian oleh Investor Ritel, Dana Mengalir ke Nvidia, SanDisk dan Inti Kekuatan Komputasi Lainnya

Yang terungkap bukanlah "investor ritel sepenuhnya keluar dari AI," melainkan perlambatan signifikan dalam ritme masuk pasar secara keseluruhan di bawah tekanan makro, serta fokus pemilihan saham yang semakin terpusat. Terkait keputusan bulat Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, meningkatkan suku bunga kebijakan menjadi 3,75%—4,00%, JPMorgan berpendapat: Jika ini hanya merupakan siklus kenaikan suku bunga ringan untuk menarik kembali "penurunan suku bunga asuransi" tahun lalu, sementara laba perusahaan tetap kuat dan situasi Timur Tengah tidak semakin tidak terkendali, maka pasar saham masih mampu menyerap kenaikan suku bunga.

智通财经2026/09/18 03:36

Hasil pemungutan suara 7-2! Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga dengan kecepatan tercepat sejak 1990, tanpa memberikan sinyal lebih hawkish yang jelas

Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga menjadi 1,25%, level tertinggi sejak 1995, dan merupakan kenaikan keenam sejak keluar dari kebijakan suku bunga negatif pada Maret 2024. Dari sembilan anggota dewan, Asada dan Sato menentang kenaikan tersebut dengan alasan situasi ekonomi saat ini, mencerminkan perbedaan pendapat di internal mengenai langkah pengetatan lebih lanjut. Dalam pernyataannya, Bank Sentral Jepang menyatakan akan terus menaikkan suku bunga dan menyesuaikan tingkat pelonggaran, namun panduan ke depan tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan pernyataan bulan Juli, tanpa sinyal yang jelas lebih hawkish.

华尔街见闻2026/09/18 03:36