Pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome H. Powell
2026/01/12 00:37Selamat malam.
Pada hari Jumat, Departemen Kehakiman melayangkan subpoena juri agung kepada Federal Reserve, mengancam tuntutan pidana terkait kesaksian saya di hadapan Komite Perbankan Senat pada bulan Juni lalu. Kesaksian tersebut sebagian membahas proyek multi-tahun untuk merenovasi gedung kantor Federal Reserve yang bersejarah.
Saya sangat menghormati supremasi hukum dan akuntabilitas dalam demokrasi kita. Tidak ada seorang pun—termasuk ketua Federal Reserve—yang berada di atas hukum. Namun tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini harus dilihat dalam konteks yang lebih luas dari ancaman dan tekanan terus-menerus dari pemerintahan.
Ancaman baru ini bukan tentang kesaksian saya pada bulan Juni lalu atau tentang renovasi gedung Federal Reserve. Ini bukan tentang peran pengawasan Kongres; Fed melalui kesaksian dan pengungkapan publik lainnya telah berupaya sebaik mungkin untuk menjaga Kongres tetap terinformasi mengenai proyek renovasi tersebut. Semua itu hanyalah dalih. Ancaman tuntutan pidana merupakan konsekuensi dari keputusan Federal Reserve dalam menetapkan suku bunga berdasarkan penilaian terbaik kami untuk melayani kepentingan publik, dan bukan mengikuti preferensi Presiden.
Ini adalah tentang apakah Fed akan mampu terus menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi—atau apakah kebijakan moneter justru akan diarahkan oleh tekanan atau intimidasi politik.
Saya telah melayani di Federal Reserve di bawah empat pemerintahan, baik dari Partai Republik maupun Demokrat. Dalam setiap kasus, saya menjalankan tugas tanpa rasa takut atau memihak secara politik, hanya fokus pada mandat kami untuk stabilitas harga dan kesempatan kerja maksimal. Pelayanan publik terkadang menuntut untuk tetap teguh menghadapi ancaman. Saya akan terus menjalankan tugas yang telah dikonfirmasi Senat kepada saya, dengan integritas dan komitmen untuk melayani rakyat Amerika.
Terima kasih.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Klasik tak pernah usang! Berkshire berencana menambah kepemilikan pada lima perusahaan dagang besar Jepang, "arus kas yang kuat + dividen + buyback" mengunci dana jangka panjang secara kokoh
Menurut Presiden Japan Foreign Trade Association, Masahiro Okafuji, Berkshire Hathaway sedang mempertimbangkan untuk menambah kepemilikan saham di perusahaan perdagangan Jepang. Berkshire Hathaway saat ini memiliki lebih dari 10% saham di Mitsubishi Corporation, Sumitomo Corporation, Mitsui & Co., Marubeni Corporation, dan Itochu Corporation, dan berpotensi meningkatkan kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan tersebut.

Kenaikan suku bunga Federal Reserve terealisasi, pasar saham Asia-Pasifik menguat, indeks saham Tokyo naik 1%, pasar obligasi tertekan, emas dan perak mengalami rebound
Setelah pasar mencerna dampak kenaikan suku bunga, kontrak berjangka saham AS stabil lebih dulu setelah jam perdagangan, memberikan dukungan bagi sentimen pasar Asia Pasifik. Indeks Nikkei 225 sempat dibuka naik 0,9%, kemudian kenaikan turun menjadi 0,18%. Indeks utama saham Korea Selatan juga dibuka naik lalu kembali turun. Imbal hasil obligasi pemerintah Australia tenor 10 tahun turun tipis 2 basis poin. Harga emas rebound naik 0,3%, mendekati level 4.300 dolar.
Elon Musk tidur di lokasi konstruksi! Berjuang untuk infrastruktur AI
