Emas Mencapai Rekor Tertinggi di Tengah Ketegangan dengan Iran, Data Inflasi AS Ditunggu
Data Ketenagakerjaan AS dan Respons Pasar
Pada bulan Desember, Amerika Serikat menambah 50.000 pekerjaan di sektor nonfarm, lebih rendah dari prediksi kenaikan sebanyak 60.000. Meskipun demikian, tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%, lebih baik dari perkiraan 4,5% dan menunjukkan bahwa pasar kerja tetap relatif stabil. Setelah rilis data ini, para investor berspekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menunda penurunan suku bunga lebih lanjut. Namun demikian, angka ketenagakerjaan yang lebih lemah ini tidak banyak mengubah prospek pemangkasan suku bunga yang mungkin terjadi di akhir tahun.
Pasar saham AS merespons secara positif, dengan semua indeks utama mencatatkan kenaikan. Nasdaq naik sebesar 0,81%, S&P 500 meningkat 0,65%, dan Dow Jones mencapai rekor tertinggi baru dengan kenaikan sebesar 0,48%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Indeks saham AS tampak tenang, namun arus bawah bergerak: Mitra Goldman Sachs mengungkap empat faktor pendorong pasar utama
Mitra Goldman Sachs, Bobby Molavi, menyatakan bahwa ketidakpastian regulasi AI, harga minyak yang menembus 100 dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang melebihi 5%, dan perbedaan pendapat dalam kebijakan The Fed secara bersamaan meningkat, mendorong risiko inflasi dan suku bunga lebih tinggi. Hal ini menyebabkan sektor AI dan perdagangan momentum yang sebelumnya unggul menjadi tertekan, sementara aliran dana beralih ke sektor perangkat lunak, defensif, dan energi, mempercepat penilaian ulang di pasar.
