Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
AUD/USD melemah saat investor mencerna data inflasi AS

AUD/USD melemah saat investor mencerna data inflasi AS

101 finance101 finance2026/01/13 18:26
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

AUD Melemah Terhadap USD di Tengah Penguatan Dolar AS

Dolar Australia (AUD) berada di bawah tekanan terhadap Dolar AS (USD) pada hari Selasa, karena mata uang AS menguat sebagai respons atas data inflasi Amerika terbaru. Saat ini, AUD/USD diperdagangkan di kisaran 0.6677, menghapus kenaikan yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Data Inflasi AS Jadi Sorotan

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (CPI) meningkat sebesar 0,3% secara bulanan pada bulan Desember, sesuai dengan prediksi analis dan mencerminkan pertumbuhan pada bulan November. Secara tahunan, inflasi utama tetap stabil di angka 2,7%, juga sesuai dengan ekspektasi.

Core CPI, yang mengecualikan sektor makanan dan energi yang lebih fluktuatif, naik 0,2% dari bulan sebelumnya, sedikit di bawah perkiraan 0,3% dan konsisten dengan angka bulan November. Secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 2,6%, sedikit di bawah proyeksi 2,7% dan tidak berubah dari bulan sebelumnya.

Dampak Terhadap Kebijakan Federal Reserve

Angka-angka ini menunjukkan bahwa inflasi mulai mereda, namun hanya pada laju yang lambat, tetap berada di atas target 2% Federal Reserve. Akibatnya, harapan akan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat memudar, dengan ekspektasi bahwa The Fed akan bertindak hati-hati dalam setiap penyesuaian kebijakan.

Saat ini, pasar keuangan memperhitungkan kemungkinan sekitar dua kali pemotongan suku bunga oleh The Fed pada akhir tahun, sementara sebagian besar memperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah pada pertemuan 27-28 Januari mendatang.

Komentar Pejabat The Fed dan Sentimen Pasar

Dolar AS juga mendapatkan dukungan setelah Presiden St. Louis Fed, Alberto Musalem, menyatakan bahwa inflasi masih “lebih dekat ke 3% daripada 2%”, meskipun ia memperkirakan akan menurun seiring pasar tenaga kerja yang secara bertahap mendingin. Musalem memperingatkan bahwa inflasi yang terus-menerus tetap menjadi perhatian, sehingga ia menilai “sedikit justifikasi untuk pelonggaran kebijakan lebih lanjut dalam waktu dekat.”

Namun, ia juga mengakui bahwa jika risiko di pasar tenaga kerja terjadi atau inflasi turun lebih cepat dari yang diantisipasi, pemotongan suku bunga tambahan mungkin diperlukan.

Pembaruan Ekonomi Australia

Di dalam negeri, indeks Kepercayaan Konsumen Westpac Australia turun 1,7% pada Januari, setelah penurunan tajam 9% pada Desember, memberikan dukungan yang minimal bagi Dolar Australia.

Apa Selanjutnya?

Ke depan, investor akan memantau laporan ekonomi AS yang akan dirilis pada hari Rabu, termasuk Penjualan Ritel dan Indeks Harga Produsen (PPI). Pelaku pasar juga akan memperhatikan komentar dari berbagai pejabat The Fed untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan bank sentral.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Huang Renxun: Penjualan chip Nvidia tahun depan akan menjadi dua kali lipat dari tahun ini, tidak bisa mengatur AI seperti mengatur media sosial

Huang Renxun menentang penerapan regulasi media sosial secara langsung ke AI, karena media sosial adalah produk, sedangkan AI adalah teknologi dasar yang mendukung berbagai produk dan teknologi lain. Regulasi seharusnya dikenakan pada produk, bukan pada teknologi itu sendiri. Dia menekankan pentingnya pengujian yang ketat, dengan menyatakan bahwa jika suatu produk belum cukup aman maka rilisnya harus ditunda, "Keamanan AI sangat penting."

华尔街见闻2026/09/17 17:46

Apa yang dibeli setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga? Secara historis, sektor energi dan teknologi saham AS unggul, real estate tertinggal, Goldman Sachs: Kecepatan kenaikan suku bunga menentukan pasar saham AS.

Kinerja saham AS dalam 12 bulan setelah kenaikan suku bunga pertama oleh Federal Reserve: Menurut Jefferies, sektor energi mencatat rata-rata pengembalian tertinggi sebesar 22,4%, diikuti oleh teknologi informasi sebesar 15,4%. Menurut Charles Schwab, sektor properti tertinggal 4,3% dibandingkan S&P 500, menjadi yang terburuk dari 11 sektor. Goldman Sachs menyatakan bahwa kecepatan kenaikan suku bunga adalah variabel inti yang mempengaruhi saham AS, saat ini jika imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik 50 basis poin dalam satu bulan akan menimbulkan tekanan “kenaikan suku bunga cepat”.

华尔街见闻2026/09/17 17:46