Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
USD mundur setelah mencapai titik terkuatnya sejak Desember – BBH

USD mundur setelah mencapai titik terkuatnya sejak Desember – BBH

101 finance101 finance2026/01/16 12:30
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

Dolar AS Melemah Setelah Mencapai Level Tertinggi dalam Beberapa Bulan

Menurut analis di BBH FX, Dolar AS (USD) sedikit melemah setelah mencapai level terkuatnya sejak awal Desember selama sesi perdagangan kemarin.

Dolar Tertekan Meski Laporan Ekonomi AS Menguntungkan

Indikator ekonomi AS terbaru menunjukkan gambaran yang seimbang—tidak memperlihatkan kekuatan atau kelemahan yang berlebihan—yang mendukung baik dolar maupun saham AS. Namun, para analis tetap skeptis bahwa indeks dolar (DXY) dapat mempertahankan level di atas 100.00. Dengan inflasi yang mulai mereda dan permintaan pasar tenaga kerja yang melemah, terdapat ruang yang signifikan bagi Federal Reserve untuk melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut.

Untuk pekan yang berakhir pada 10 Januari, klaim awal tunjangan pengangguran secara tak terduga turun di bawah 200.000, menandai angka terendah sejak November dan mengindikasikan bahwa pemutusan hubungan kerja secara massal tidak terjadi. Klaim serendah ini jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, kekhawatiran tentang ketenagakerjaan tetap ada, karena sebagian besar pertumbuhan lapangan kerja pada tahun 2025 terbatas pada sektor pendidikan dan layanan kesehatan, yang menunjukkan meningkatnya risiko terhadap pasar tenaga kerja secara lebih luas.

Sementara itu, laporan US Treasury International Capital (TIC) terbaru mengungkapkan bahwa, selama dua belas bulan hingga November, investor asing membeli rekor $1,569 triliun dalam aset jangka panjang AS—termasuk obligasi Treasury dan notes, obligasi korporasi, saham, serta obligasi lembaga pemerintah. Angka ini jauh melampaui defisit perdagangan AS sebesar $960 miliar yang terakumulasi hingga Oktober. Upaya pemerintahan Trump untuk mengurangi kesenjangan perdagangan telah menyebabkan lebih sedikit dolar yang keluar dari negara, yang pada gilirannya mengurangi kebutuhan untuk menginvestasikan kembali dana tersebut ke dalam aset AS—faktor yang dapat membebani kinerja dolar ke depannya.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Apakah CPI bulan Agustus "panas" dengan tepat? Wall Street bertaruh kuat bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga minggu depan, kali ini Waller tidak bisa lagi "meneriakkan serigala datang".

"New Federal Reserve News Agency" membedah CPI: inflasi inti secara tahunan melambat, tetapi tren jangka pendek kembali meningkat. Setelah pengumuman CPI, setidaknya dua lembaga yang sebelumnya memprediksi The Fed akan mempertahankan suku bunga minggu depan kini memperkirakan kenaikan suku bunga. Wall Street belum tentu percaya inflasi di AS kembali lepas kendali, tetapi semakin banyak yang berpikir bahwa, dengan melambatnya penurunan inflasi dan kenaikan harga minyak, The Fed perlu menaikkan suku bunga sebagai penyesuaian kebijakan untuk berjaga-jaga. Perbedaan pendapat di antara lembaga mulai muncul: apakah kenaikan suku bunga di bulan September hanya untuk berjaga-jaga, atau awal dari siklus kenaikan suku bunga, serta apakah akan ada kenaikan lagi di bulan Desember pun menjadi misteri baru.

华尔街见闻2026/09/11 18:26

Pipa minyak utama di Arab Saudi diserang pada hari Kamis, pengiriman melalui Selat Bab el-Mandeb menurun drastis, Houthi mengklaim telah menguasai 5.400 kilometer persegi dalam 9 hari.

Media Amerika melaporkan bahwa pipa yang diserang tersebut bertanggung jawab untuk mengangkut minyak mentah antara ladang minyak di wilayah timur Arab Saudi dan fasilitas ekspor di sepanjang pesisir Laut Merah, dengan peran utama membantu Arab Saudi melewati Selat Hormuz. Menurut data media industri Arab Saudi, pada hari Kamis hanya ada 6 kapal yang melewati Selat Bab el-Mandeb, jauh lebih sedikit dibandingkan 30 kapal pada tanggal 9. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa Iran, Irak, dan negara-negara pesisir Teluk Persia lainnya akan bertemu di Oman pada hari Senin depan untuk bertukar pandangan tentang pembentukan jalur pelayaran komersial yang aman di Selat Hormuz.

华尔街见闻2026/09/11 18:26

Kepercayaan konsumen AS turun tajam secara tak terduga, indeks bulan September turun menjadi 47,8, ekspektasi inflasi melonjak menjadi 4,6%

Dengan meningkatnya harga bensin dan ketegangan perdagangan yang kembali memanas, kekhawatiran konsumen Amerika terhadap biaya hidup semakin meningkat.

智通财经2026/09/11 15:16
Kepercayaan konsumen AS turun tajam secara tak terduga, indeks bulan September turun menjadi 47,8, ekspektasi inflasi melonjak menjadi 4,6%