BARD (Lombard) anjlok 41,34% dalam 24 jam, dengan volatilitas mencapai 118,5%: Pelepasan 30 juta token memicu gelombang penjualan
Bitget Pulse2026/03/18 19:44Ringkasan Volatilitas
Dalam 24 jam terakhir, harga BARD melonjak dari level tertinggi 1.19989 dolar AS sebelum jatuh tajam ke level terendah 0.5491 dolar AS, saat ini berada di 0.64179 dolar AS, turun lebih dari 41%, dengan volatilitas mencapai 118,5%. Volume transaksi harian melonjak menjadi 283 juta dolar AS, meningkat sebesar 1427% dibanding sebelumnya, mencerminkan arus modal yang intens akibat peristiwa unlock.
Analisis Singkat Penyebab Pergerakan
- Unlock token yang langsung dijual: Pada 18 Maret 2026, sebanyak 50% sisa Season 1 dari Lombard protocol, hadiah Referral, dan airdrop terakhir Kaito Yappers dengan total 30 juta BARD telah di-unlock (sekitar 11% dari suplai yang beredar, bernilai lebih dari 32 juta dolar AS), di mana pengguna langsung mencairkan sehingga terjadi tekanan jual yang meluas dan harga anjlok dari puncaknya.
- Kurangnya likuiditas memperbesar volatilitas: Meski volume transaksi 24 jam mencapai 283 juta dolar AS, jumlah unlock sebanding dengan 2,6 kali rata-rata likuiditas harian, sehingga sulit menyerap tekanan jual secara penuh dalam jangka pendek.
Pendapat Pasar dan Prospek
Sentimen mayoritas komunitas cenderung hati-hati, diskusi di platform X berfokus pada tekanan jual akibat unlock (misal “terlalu tergoda setelah unlock langsung dump”), beberapa pengguna telah menukarkan dan menjual (misal cashed out di harga $640), risiko jangka pendek meliputi likuiditas semakin tertekan dan potensi penurunan lanjutan menuju support sekitar 0.94 dolar AS. Analis utama optimis terhadap narasi jangka panjang BTC DeFi (TVL di atas 1 miliar dolar AS, mekanisme buyback protocol), serta menyarankan untuk memantau jika suplai baru dalam 48-72 jam bergeser menjadi floating supply, bukan tekanan jual berkelanjutan.
Keterangan: Analisis ini dibuat oleh AI berdasarkan data publik dan pemantauan on-chain secara otomatis, hanya untuk referensi informasi.Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Setelah gairah investor mereda, pasar saham Korea mengalami stagnasi! Nilai transaksi turun ke level terendah tahun ini dan level 7000 poin sulit untuk dipertahankan.
Karena antusiasme investor mulai menurun, nilai transaksi pasar saham Korea turun ke tingkat terendah tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa pasar saham Korea yang didominasi oleh AI mungkin akan sulit kembali ke level tertinggi sebelumnya.

Di bawah ancaman tarif Trump, “berkelompok untuk menjaga kehangatan”? Uni Eropa mengusulkan Kanada sebagai “negara anggota quasi” pertama
Ketua Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen mengusulkan agar Kanada menjadi "anggota semi" pertama Uni Eropa.

"Burry Si 'Big Short': Pasar Properti AS Menunjukkan Retakan, Masih Bertaruh pada Fannie Mae (FNMA.US) dan Freddie Mac (FMCC.US)"
Harga saham Fannie Mae (FNMA.US) dan Freddie Mac (FMCC.US) turun tajam, namun "Big Short" Michael Burry tetap mempertahankan saham kedua perusahaan tersebut.

"Messi di dunia AI" kembali mendapat dukungan bullish! Palantir (PLTR.US) pendukung jangka panjang kembali mengemukakan logika valuasi triliunan, "big short" dan investor retail tidak setuju
Dan Ives kembali mengangkat teori valuasi triliunan dolar Palantir, namun Michael Burry sebagai big short dan sentimen investor ritel masih pesimis.
