Mint Blockchain telah mengumumkan penghentian operasinya, dan pengguna diharuskan menarik aset mereka sebelum tanggal 20 Oktober.
BlockBeats News, 17 April — Berdasarkan pengumuman resmi, Mint Blockchain mengumumkan bahwa jaringan blockchain tersebut secara resmi menghentikan operasinya pada 17 April 2026. Untuk memastikan keamanan aset pengguna, tim proyek mengingatkan semua pengguna untuk segera mentransfer aset on-chain mereka ke mainnet Ethereum. Aset yang terlibat meliputi ETH, WBTC, USDC, dan USDT.
Pengumuman tersebut menyatakan bahwa pengguna harus menyelesaikan migrasi aset melalui saluran penarikan resmi, dengan batas waktu hingga 20 Oktober 2026. Sebelum batas waktu tersebut, pengguna masih dapat melakukan penarikan aset secara lancar untuk memastikan transfer dana ke jaringan eksternal dengan aman. Jika pengguna gagal melakukan penarikan sebelum batas waktu, aset terkait tidak akan diproses atau dapat dipulihkan lagi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tingkat gagal bayar kredit swasta di Amerika Serikat naik menjadi 6,3%, mencetak rekor baru, sementara tingkat gagal bayar di industri perangkat lunak turun menjadi 0,6%.
Menurut laporan terbaru dari Fitch, tingkat gagal bayar kredit swasta AS yang melacak 1.300 peminjam naik menjadi 6,3% pada akhir Agustus dalam 12 bulan terakhir, melampaui rekor tertinggi sebelumnya sebesar 6,1% pada Juli. Tingkat gagal bayar di sektor layanan kesehatan, industri, dan manufaktur masing-masing mencapai 9,9%, sedangkan sektor perangkat lunak teknologi justru turun menjadi 0,6%. Meskipun kekhawatiran akan disrupsi AI memberikan tekanan pada industri perangkat lunak, hal tersebut belum secara signifikan mempengaruhi kualitas kredit di sektor ini.
Data: ETH menembus 2.600 dolar AS
Saham Bank of America turun 6%! CEO mengatakan pendapatan perdagangan pada kuartal ketiga stagnan, dan pendapatan investment banking tidak sesuai harapan
CEO Bank of America, Brian Moynihan, menyatakan bahwa pendapatan perdagangan bank pada kuartal ini akan "relatif stabil" dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu, yang sangat kontras dengan lonjakan pendapatan di Wall Street pada paruh pertama tahun ini. Selain itu, biaya bisnis perbankan investasi diperkirakan berkisar antara 1,6 hingga 1,8 miliar dolar AS, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang mendekati 2 miliar dolar AS.
