Membangun Mesin Pertumbuhan Baru! Samsung Membentuk Divisi Robot, Mantan Eksekutif Strategi Boston Dynamics Menjadi Pimpinan
Samsung Electronics pada hari Selasa menyatakan akan membentuk divisi robotika yang akan melapor langsung kepada CEO, untuk mempercepat penelitian dan komersialisasi di bidang tersebut, serta menjadikan bisnis robotika sebagai mesin pertumbuhan baru.
Indonesian Financial APP memperoleh informasi bahwa Samsung Electronics pada hari Selasa menyatakan akan mendirikan sebuah departemen robotika yang melapor langsung kepada CEO, guna mempercepat proses riset dan pengembangan serta komersialisasi di bidang ini, dan menjadikan bisnis robotika sebagai mesin pertumbuhan baru.
Konsorsium Korea ini menyatakan, departemen ini akan diberi nama RX (yaitu "Robotics eXperience", Pengalaman Robotika) yang akan mengatur strategi robotika jangka menengah dan panjang, riset teknologi inti, serta pelaksanaan bisnis, sekaligus memperluas kemampuan riset domestik dan internasional.
Samsung dalam pernyataannya menyebutkan bahwa Wakil Presiden Eksekutif Lee Dongkun akan memimpin tim strategi robotika. Lee Dongkun sebelumnya pernah memimpin strategi robotika Hyundai Motor Group, termasuk merancang arah pengembangan Boston Dynamics.
Samsung juga menyampaikan rencana untuk mendirikan pusat riset robotika di negara-negara seperti Amerika Serikat, China, dan Jepang yang berkembang pesat dalam teknologi robotika, memanfaatkan ekosistem dan keahlian lokal guna meningkatkan daya saing.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana pengembangan bisnis robotika yang lebih luas. Pada konferensi hasil keuangan Januari tahun ini, Samsung menyatakan bahwa targetnya adalah mencapai hasil "substansial" pada bisnis robot humanoid tahun ini.
Pada April tahun ini, Samsung menyatakan akan mempertimbangkan investasi dan akuisisi bila diperlukan untuk mempercepat riset dan komersialisasi robotika, serta bekerja sama dengan perusahaan lokal untuk menjalankan riset teknologi bersama.
Samsung juga menekankan bahwa kemajuan teknologi seperti AI Fisik (Physical AI) semakin membuat bisnis robotika lebih memungkinkan. Perusahaan berencana mengembangkan robot humanoid untuk meningkatkan produktivitas dan pengalaman pengguna secara bersamaan; awalnya diimplementasikan di lokasi manufaktur sebelum dikembangkan ke area rumah tangga dan retail.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Lebih penting daripada keputusan suku bunga! Investor obligasi fokus pada rencana QT Bank Sentral Inggris
Bagi para investor obligasi, mereka lebih memperhatikan rencana pengetatan kuantitatif (QT) Bank Sentral Inggris selama setahun ke depan, daripada keputusan suku bunga pada hari Kamis.
Mengapa saham bank Amerika turun tajam minggu ini? Peringatan Bank of America hanyalah pemicu, inflasi adalah "pembunuh tersembunyi"
Indeks saham bank KBW pada hari Rabu ditutup turun 2,9%, menjadi penurunan harian terbesar sejak Februari, dan penurunan minggu ini melebar menjadi 5%.
