Pembebasan saham SpaceX ternyata adalah titik masuk? Morgan Stanley tetap bersikeras bahwa target harga saham ini pada pertengahan tahun depan adalah 300 dolar AS.
Pada 7 Agustus, SpaceX mengalami pembukaan batch pertama saham pada hari Kamis. Pasar memperkirakan masuknya saham dalam jumlah besar ke peredaran akan menekan harga saham SpaceX, tetapi saham tersebut justru mengalami kenaikan tipis pada hari Kamis.
Berbeda dengan pandangan pesimistis, analis Morgan Stanley Adam Jonas berpendapat bahwa berakhirnya periode larangan jual saham SpaceX merupakan titik masuk, bukan sinyal negatif. Ia menilai SpaceX adalah perusahaan generasi majemuk yang langka, mampu mengubah energi dalam skala besar menjadi kecerdasan kolektif. Perusahaan ini memiliki sumber daya untuk membangun bisnis computing power yang unggul di bidang efisiensi energi, biaya, dan kecepatan. Jonas mempertahankan peringkat beli untuk SpaceX dan memperkirakan harga target saham ini hingga pertengahan tahun depan adalah 300 dolar AS, yang berarti saham ini bisa naik hampir dua kali lipat dari level saat ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Upaya keempat akhirnya mendapat persetujuan! Brookfield (BAM.US) mengakuisisi produsen produk pipa Australia RWC senilai USD 2,9 miliar dengan premi sebesar 32%.
Brookfield Asset Management telah setuju untuk mengakuisisi Reliance Worldwide Corp. secara tunai penuh, dengan nilai transaksi sekitar 4,1 miliar dolar Australia (sekitar 2,9 miliar dolar AS) untuk perusahaan produk pipa asal Australia tersebut.


Pengiriman chip yang meningkat pesat menopang pondasi perdagangan luar negeri! Ekspor Jepang mengalami pertumbuhan stabil selama 12 bulan berturut-turut
Permintaan semikonduktor yang kuat mendorong ekspor Jepang pada bulan Agustus naik sebesar 19,3%, namun karena harga minyak yang tinggi dan pelemahan yen, defisit perdagangan melebar hingga mencapai 1,1 triliun yen.

Huang Renxun menyatakan berulang kali: Tidak perlu regulasi untuk mengendalikan perkembangan AI
Baru-baru ini, Jensen Huang secara terbuka menyatakan bahwa perkembangan AI tidak memerlukan undang-undang atau regulasi baru, dan menganggap dikotomi antara inovasi dan keamanan sebagai "pilihan yang salah". Ia tampil terbuka bersama Trump, yang sangat kontras dengan sikap Dario Amodei, Sam Altman, dan Elon Musk yang menyerukan koordinasi untuk memperlambat penelitian AI. Namun, kepentingan bisnis Nvidia sangat terkait erat dengan laju investasi infrastruktur AI.
