Peter Berezin, seorang short seller terkenal di Wall Street, memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mempercepat penurunan suku bunga pada paruh kedua tahun 2026.
Odaily melaporkan bahwa Peter Berezin, seorang short seller terkenal di Wall Street, menyatakan bahwa pada awal tahun 2026, karena para investor berbondong-bondong beralih dari saham teknologi ke saham non-teknologi, serta dari saham pertumbuhan ke saham nilai, penurunan pasar saham kemungkinan masih kecil. Ia memperkirakan bahwa serangkaian faktor ini pada akhirnya akan menyebabkan indeks S&P 500 ditutup pada 5.280 poin pada tahun 2026, turun 23% sepanjang tahun, sementara indeks komposit Nasdaq akan turun hingga 31%. Selain itu, saat nilai tukar dolar AS melemah, yen Jepang akan menguat tajam, dengan prediksi nilai tukar dolar terhadap yen mencapai 115 pada akhir tahun. Harga emas juga akan mencetak rekor tertinggi baru. Kekhawatiran yang terus meningkat terhadap resesi ekonomi Amerika Serikat akan mendorong Federal Reserve untuk mempercepat penurunan suku bunga pada paruh kedua tahun 2026. Hingga Desember 2026, suku bunga dana federal akan turun menjadi 2,25%, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun akan turun menjadi 3,1%. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bearish hingga 159! Menjelang keputusan Bank of Japan pada hari Jumat, para ahli strategi Wall Street secara kolektif bertaruh yen akan melemah.
Pasar swap sepenuhnya telah memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Para ahli strategi memperingatkan bahwa jika sikap hawkish bank sentral tidak sesuai perkiraan, hal ini dapat memicu aksi jual yen, dan nilai tukar dalam jangka pendek kemungkinan akan turun ke level 159.
Harga saham Lucid (LCID.US) sempat melonjak lebih dari 12%! CEO menyatakan kerja sama dengan konsultan restrukturisasi telah selesai, peta jalan menuju keuntungan mulai muncul.
CEO Lucid Group Inc. menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut telah menyelesaikan kerja samanya dengan tim penasihat restrukturisasi, menandakan bahwa perusahaan yang sedang mengalami kesulitan ini kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk membalikkan operasi mereka.
Suku bunga hipotek 30 tahun di Amerika Serikat melonjak menjadi 7%! Kesulitan pasar properti semakin memburuk
Menurut data dari Mortgage News Daily, rata-rata suku bunga hipotek tetap 30 tahun di Amerika Serikat naik menjadi 7,24% pada 16 September, meningkat tajam sebesar 27 basis poin dibandingkan dengan 6,97% sepekan sebelumnya. Pada 17 September, suku bunga ini sedikit turun menjadi 7,19%, namun masih jauh di atas ambang 7%. Saat ini, para pemilik rumah di Amerika Serikat menghadapi tantangan “menjual rumah berarti kehilangan hipotek berbunga rendah”, sehingga minat untuk menjual rumah tetap lemah, harga rumah berada pada level tinggi, dan kesulitan di pasar properti semakin meningkat.
"Raja Obligasi Baru" Gundlach memperingatkan: Siklus resesi berikutnya dapat memicu krisis utang Amerika Serikat, obligasi AS tidak lagi menjadi tempat yang aman
"Raja obligasi baru" Jeffrey Gundlach memperingatkan bahwa gelombang penurunan ekonomi berikutnya di Amerika Serikat dapat memicu krisis utang, yang akan mendorong lonjakan signifikan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang—hal ini akan mematahkan pemahaman tradisional selama puluhan tahun bahwa obligasi selalu menjadi tempat berlindung yang aman selama periode gejolak ekonomi.
