Harga saham Lucid (LCID.US) sempat melonjak lebih dari 12%! CEO menyatakan kerja sama dengan konsultan restrukturisasi telah selesai, peta jalan menuju keuntungan mulai muncul.
CEO Lucid Group Inc. menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut telah menyelesaikan kerja samanya dengan tim penasihat restrukturisasi, menandakan bahwa perusahaan yang sedang mengalami kesulitan ini kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk membalikkan operasi mereka.
Aplikasi Zhihui Finance mendapat informasi bahwa CEO Lucid Group Inc. (LCID.US) mengumumkan bahwa produsen mobil listrik ini telah menyelesaikan kerja sama dengan tim konsultan restrukturisasi, menandakan bahwa perusahaan yang tengah menghadapi kesulitan ini kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk membalikkan keadaan operasionalnya.
CEO Silvio Napoli pada hari Kamis dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa kerja sama dengan firma konsultan AlixPartners LLP telah berakhir. Sebelumnya, perusahaan tersebut melibatkan AlixPartners untuk membantu mencapai target penghematan kas 1,4 miliar dolar AS tahun ini. Napoli terus melakukan evaluasi operasional di perusahaan, berupaya mengoptimalkan bisnis, memotong biaya, serta memastikan peluncuran model mobil menengah terbaru berjalan lancar.
“Ini adalah momen yang menggembirakan, dan pil pahit memang harus segera diminum,” kata Napoli.
Saham Lucid pada hari Kamis sempat naik lebih dari 12% di perdagangan intraday, mencatat kenaikan harian terbesar sejak akhir Juli. Saat itu, Pangeran Alwaleed bin Talal Al Saud dari Arab Saudi mengungkapkan kepemilikannya di perusahaan ini. Hingga penutupan, harga saham Lucid sepanjang tahun ini tercatat telah turun 59%.
Setelah melewati gejolak di tahun 2025, produsen mobil ini masih harus bertahan di tengah kondisi permintaan yang sulit. Sepanjang 2025, perusahaan menghadapi berbagai tantangan termasuk masalah produksi, kekurangan pasokan, serta perubahan signifikan pada kebijakan perdagangan dan kendaraan listrik di era pemerintahan Trump.
Sementara itu, akibat konflik yang masih berlangsung di Iran, harga minyak melonjak, yang dapat memberi peluang bagi Lucid untuk menarik konsumen yang mulai memperhatikan efisiensi bahan bakar. Perusahaan ini juga berupaya memperluas penjualan kendaraan ke pasar taksi otonom global yang terus berkembang.
Napoli, yang mulai memimpin Lucid pada awal tahun ini, telah mengambil langkah pengurangan biaya secara besar-besaran, melakukan penyesuaian pada kepemimpinan, serta pemutusan hubungan kerja untuk mengantisipasi melemahnya permintaan konsumen Amerika Serikat.
Pada hari Rabu, Lucid juga mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan ride-hailing Eropa, Bolt, yang berencana menggunakan platform model menengah Lucid yang akan diluncurkan untuk menghadirkan setidaknya 25.000 kendaraan otonom di kota-kota di Eropa. Ini merupakan mitra strategis kedua Lucid di sektor ride-hailing. Sebelumnya, pabrikan mobil listrik ini pada bulan April mengumumkan telah bermitra dengan Uber dan Nuro untuk mengoperasikan SUV Lucid Gravity otonom serta model menengah otonom lainnya di platform Uber.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bridgewater Fund: Sebagian besar perdagangan infrastruktur AI sudah dihargai, hanya memegang “posisi yang sangat kecil”
CIO Bridgewater, Greg Jensen, memperingatkan bahwa aset terkait infrastruktur AI telah sangat dihargai oleh pasar, dan peluang mendapat keuntungan berlebih seperti dua tahun lalu mulai memudar. Dana telah mengurangi posisi investasi menjadi "sangat kecil." Melalui pemodelan sistem hingga tahun 2028, ditemukan bahwa ruang kenaikan untuk aset seperti chip dan pusat data sangat terbatas, serta ada risiko pendanaan dan penundaan pembangunan. Fokus strategi Bridgewater kini telah beralih ke jalur disrupsi dan aplikasi AI.
Media Korea: Siklus pengiriman suku cadang penting untuk peralatan semikonduktor telah "lebih dari dua kali lipat"
Dilaporkan bahwa Korea Selatan sedang mengalami krisis besar dalam pasokan komponen inti peralatan semikonduktor—waktu pengiriman umumnya menjadi dua kali lebih lama, beberapa komponen buatan Jepang bahkan harus menunggu hingga 40 bulan dan tetap tidak bisa dibeli meski dengan harga premium. Produsen Jepang memperluas kapasitas produksi dengan hati-hati, sehingga kapasitas produksi sangat tertinggal, tekanan telah ditransmisikan ke hilir, dan proyek besar milik Samsung di Pyeongtaek dan SK Hynix di Yongin menghadapi risiko penundaan. Rencana ekspansi kapasitas chip AI juga menghadapi kendala besar pada rantai pasokan.
Saham Jepang naik 1,83%, menembus 65.000 poin
