Satu Gambar: Tinjauan Sinyal "Titik Pivot + Posisi Long-Short" Emas, Minyak Mentah, Forex, dan Indeks Saham pada 23 Juli 2026
Huitong News, 23 Juli—— Berikut adalah rangkuman terbaru seri “Pivot Point + Sinyal Posisi Long-Short” untuk emas, minyak mentah, valuta asing dan indeks saham, termasuk interpretasi grafik dan teks. Dengan membandingkan persentase net long terbaru dengan persentase net long kemarin (persentase net long pada hari perdagangan sebelumnya), sinyal posisi yang diinterpretasikan mencakup: ekspansi net long, pengurangan net long, tidak ada perubahan net short, net short berubah menjadi keseimbangan posisi, dan total 13 jenis sinyal lainnya. Beberapa di antaranya ditampilkan sesuai hasil perbandingan data aktual.
Satu grafik: rangkuman “Pivot Point + Sinyal Posisi Long-Short” emas, minyak, valuta asing, dan indeks saham pada 23 Juli 2026. Data terbaru hari ini (Kamis, 23 Juli 2026) menunjukkan, hingga saat ini, dalam grafik ini, yang berada dalam kondisi “overbought” (posisi long melebihi 80%) adalah: 1 produk, dan yang berada dalam kondisi “oversold” (posisi long kurang dari 20%) adalah: 2 produk. Di antaranya, posisi long tertinggi adalah pada EUR/AUD. Posisi long pada XAU/USD: 74%, posisi long pada WTI OIL: 69%, posisi long pada EUR/USD: 60%. Perubahan sinyal “posisi long” dibanding kemarin dan rincian daftar lebih lengkap dapat dilihat pada grafik khusus Huitong Finance.
Pada sinyal perubahan posisi, ada 4 produk dengan ekspansi net long, 7 produk dengan pengurangan net long, dan 5 produk dengan pengurangan net short. Produk dengan posisi pada atau di atas 80% adalah: EUR/JPY dengan posisi short mencapai 90%. EUR/AUD dengan posisi long mencapai 81%. USD/JPY dengan posisi short mencapai 91%.
【Grafik: Interpretasi Pivot Point dan Sinyal Posisi Long-Short pada emas, minyak, valuta asing, dan indeks saham, sumber: grafik khusus Huitong Finance. (Klik gambar untuk memperbesar)】
Pengurangan net short terdapat pada: US30, Nikkei225, GERMANY 40, CAD/JPY, NZD/JPY.
Ekspansi net long terdapat pada: EUR/GBP, USD/CHF, AUD/USD, NZD/USD. Pengurangan net long terdapat pada: XAG/USD, WTI OIL, S&P 500, EUR/USD, EUR/AUD, USD/CNH.
Huitong Finance mengingatkan, sinyal posisi diperoleh dari perbandingan “net long % terakhir” dengan “net long % kemarin”, jika net long meningkat maka sinyalnya adalah “ekspansi net long”, jika net long berubah dari negatif ke positif maka sinyalnya adalah “posisi berbalik menjadi net long” dan seterusnya. Dalam tabel, “net long % terakhir” menunjukkan selisih antara posisi long dan short saat ini, “net long % kemarin” menunjukkan data net long terakhir (biasanya update hari perdagangan sebelumnya), untuk perbandingan. Net long negatif berarti posisi long posisi short. Dari sudut pandang perbandingan net long % terbaru dengan net long % kemarin (net long % hari perdagangan sebelumnya), interpretasi “sinyal posisi” mencakup “ekspansi net long, pengurangan net long, tidak ada perubahan net short, net short berbalik menjadi keseimbangan posisi” dan total 13 sinyal berdasarkan hasil perbandingan data aktual, detailnya dapat dilihat dalam grafik artikel ini. Tren harga saat ini mungkin bertentangan dengan arah sinyal posisi, ketidaksesuaian ini bisa mengandung peluang tersembunyi, namun tren harga selanjutnya dipengaruhi oleh banyak faktor kompleks, trader harus mengambil keputusan sendiri.
【Produk perdagangan dalam grafik termasuk: emas spot, perak spot, minyak mentah Amerika, indeks S&P 500, Nasdaq 100, Dow Jones, GERMANY 40, EUR/USD, EUR/GBP, EUR/JPY, EUR/AUD, GBP/USD, GBP/JPY, USD/JPY, USD/CAD, USD/CHF, AUD/USD, AUD/JPY, CAD/JPY, NZD/USD.】
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kenaikan suku bunga Federal Reserve terealisasi, pasar saham Asia-Pasifik menguat, indeks saham Tokyo naik 1%, pasar obligasi tertekan, emas dan perak mengalami rebound
Setelah pasar mencerna dampak kenaikan suku bunga, kontrak berjangka saham AS stabil lebih dulu setelah jam perdagangan, memberikan dukungan bagi sentimen pasar Asia Pasifik. Indeks Nikkei 225 sempat dibuka naik 0,9%, kemudian kenaikan turun menjadi 0,18%. Indeks utama saham Korea Selatan juga dibuka naik lalu kembali turun. Imbal hasil obligasi pemerintah Australia tenor 10 tahun turun tipis 2 basis poin. Harga emas rebound naik 0,3%, mendekati level 4.300 dolar.
Elon Musk tidur di lokasi konstruksi! Berjuang untuk infrastruktur AI

Gelombang investasi AI bersiap menyerang kembali? Dengan berakhirnya kenaikan suku bunga Fed, saat "terberat" obligasi AS memicu pembelian balik
Bob Michel dari divisi manajemen aset JPMorgan menyatakan bahwa timnya telah mulai membeli obligasi jangka panjang dari Amerika Serikat, Jepang, dan Australia, dengan alasan harga saat ini "benar-benar terlalu murah." Michel percaya bahwa serangkaian tindakan bank sentral serta tren stabilitas potensial di Timur Tengah merupakan faktor kunci yang mendukung pasar utang.

